6 Tips Mengaplikasikan Desain Kontemporer pada Rumah

Diposting pada

Desain kontemporer merupakan tren kekinian yang paling banyak digunakan karena bisa menghadirkan visual baru. Desain kontemporer tidak hanya mewujudkan satu gaya pada era tertentu, namun juga mencerminkan gaya yang populer dan terkini. Konsep kontemporer lebih menawarkan design yang fleksibel sesuai dengan jaman, kondisi dan situasi lokasi rumah yang akan dibangun.

Desain yang satu ini tidak pernah ketinggalan jaman meskipun pada beberapa desain menggunakan perpaduan antara konsep masa lalu dengan masa kini. Desainnya yang elegan, sederhana dan modern bisa memikat banyak orang untuk menerapkan gaya desain ini pada rumah. Bagi kamu yang ingin menciptakan estetika desain kontemporer yang tenang dan ramah, berikut beberapa tips yang bisa membantu kamu dalam mengaplikasikan desain kontemporer pada rumah.

1. Gunakan Warna Netral

Salah satu tujuan dari desain interior kontemporer yaitu menciptakan kesan bersih. Untuk mendapatkan hal tersebut di rumah, kamu harus menggunakan warna netral seperti abu-abu, putih, dan krem. Warna-warna netral tersebut bisa kamu aplikasikan pada dinding, lantai, atau plafon. Apabila kamu takut rumah akan terlihat monoton, kamu bisa menambahkan beberapa aksen warna seperti mint, silver, navy, dan sebagainya.

2. Pencahayaan dan Bukaan yang Maksimal

Konsep kontemporer umumnya identik dengan pencahayaan alami maksimal yang kedalam rumah. Oleh sebab itu, hunian kontemporer harus menggunakan jendela besar transparan dan skylight pada dinding untuk memaksimalkan cahaya alami yang masuk. Agar rumah kamu terdapat privasi, gunakan tirai atau blind untuk menutupnya di siang atau malam hari.

3. Konsep Open Plan

Tips ke tiga untuk menciptakan desain kontemporer adalah mengaplikasikan konsep open plan. Konsep open plan sendiri bertujuan untuk meminimalisasi keberadaan dinding sebagai pembatas supaya ruangan terlihat lebih luas. Untuk membedakan ruang satu dengan lainnya, kamu bisa memberi pembatas antar satu ruang dengan ruang lainnya seperti menggunakan kaca transparan.

4. Furnitur Minimalis

Aplikasikan furnitur tanpa aksen yang rumit dan detail hiasan yang mencolok agar bisa membuat penghuni rumah merasa nyaman. Jika bingung, kamu bisa memilih furnitur dengan garis bersih yang menonjol seperti meja yang halus serta ramping yang ada diatas. Agar furnitur yang digunakan bisa serasi dengan desain kontemporer, furnitur yang digunakan masih dengan tekstur asli dari material mentah tanpa diberikan finishing.

5. Material Alami

Untuk urusan materialnya, desain kontemporer sering mengaplikasikan material natural dan alami seperti kayu, beton, besi yang tidak diberikan finishing. Selain itu, material organik juga bisa menjadi alternatif pilihan material untuk rumah. Misalnya seperti batuan alam, berbagai jenis tekstil, dan panel kayu daur ulang.

6. Tampilan yang Rapi

Terhubung dengan sifat dari desain minimalis, konsep kontemporer lebih suka dengan tampilan yang rapi dan bebas dari keramaian furnitur. Karena ruangan yang rapi dan bersih tanpa banyak tambahan furnitur akan jauh dari kesan sesak. Maka dari itu untuk menciptakan gaya kontemporer ini, kamu harus bisa menjaga setiap detail di rumah agar tetap bersih dengan dekorasi seadanya. Yang terpenting jangan pernah menambahkan banyak furnitur yang kurang esensial untuk ruangan.

Bagaimana? Tidak sulitkan menciptakan rumah menggunakan konsep kontemporer. Mengaplikasikan desain kontemporer dirumah juga bisa membuat kamu lebih bebas berkreasi dan mengaplikasikan berbagai gaya yang menarik.

Semua Orang Boleh Menulis Di TRIMUKTI, Mulai Menulis!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *