6 Langkah Mudah Membuat Nama Brand Untuk Bisnis Baru

Diposting pada

Membuat nama brand untuk bisnis baru memang menjadi salah satu tantangan tersendiri bagi para pebisnis. Hal ini memang terkesan simple, namun membuat nama brand sering kali membutuhkan waktu yang cukup lama. Nama brand juga tidak bisa di buat dengan asal-asalan, karena nama brand sangat berpengaruh terhadap kesuksesan bisnis nantinya. Bisnis yang memiliki nama brand yang bagus akan selalu dikenal oleh masyarakat. Tidak hanya itu, nama brand juga menjadi salah satu aspek penting dalam hal pemasaran.

Perlu kamu ketahui, nama brand yang di buat dengan tepat bisa mendukung proses branding shingga akan lebih cepat diingat masyarakat. Nah, bagi kamu yang belum ingin membuat nama brand bisa menyimak ulasan ini agar tidak salah dalam membuat nama brand. Berikut 6 langkah mudah membuat nama brand untuk bisnis.

1. Nama yang Unik dan Singkat

Langkah pertama yang bisa kamu lakukan ketika membuat nama brand adalah mencari nama yang unik, singkat, dan jelas. Nama brand yang di buat dengan nama yang unik bertujuan supaya mudah di kenali dan supaya tidak sama dengan nama lainnya. Bahkan, kamu bisa mencari nama yang nyleneh untuk brand bisnis supaya bisa mudah diingat oleh orang lain. Namun, jangan menggunakan nama yang negatif untuk brand bisnis kamu, sebab akan kurang baik bagi bisnis kamu kedepannya.

2. Belum Dipakai Orang Lain

Langkah selanjutnya menghindari nama yang sudah di gunakan oleh orang lain. Usahakan untuk menggunakan nama yang belum di pakai orang lain dan terbebas dari hak paten. Untuk mengetahui nama brand sudah digunakan atau belum digunakan, kamu bisa melakukan survei dengan cara menguji nama brand yang ingin kamu gunakan di internet. Dan jangan lupa untuk tidak menggunakan nama terkait dengan hal-hal buruk di internet.

3. Mengandung Makna Positif

Langkah membuat nama brand yang ketiga adalah mencari nama yang mengandung makna positif. Nama yang mengandung makna postif akan sangat bagus bagi produk bisnismu. Membuat nama brand sama hal seperti para orang tua yang membuatkan nama yang memiliki makna yang baik untuk anaknya. Jadi, usahakan untuk menggunakan nama brand yang berarti sehingga bisnis kamu bisa berjalan dengan baik.

4. Mudah Didengar dan Diucapkan

Meskipun nama brand harus unik, tapi jangan sampai kamu menggunakan nama yang sulit didengar dan sulit ducapkan. Nama brand yang mudah didengar dan mudah diucapkan bertujuan untuk mencegah kesalahan masyarakat dalam melafalkannya sehingga mereka akan mudah untuk mengerti saat mendengar nama brand bisnismu. Selain itu, nama bran yang mudah didengar dan diucapkan bisa membuat orang langsung mengerti saat membacanya dan tidak harus berpikir dulu.

5. Mencerminkan Produk

Pastikan nama brand yang kamu gunakan bisa mencerminkan produk bisnis kamu. Nama brand yang bisa mencerminkan produk juga bisa menyesuaikan produk dengan segmen pasar. Contohnya saja produk yang menargetkan konsumen wanita harus menggunakan nama yang feminin atau produk yang menargetkan konsumen pria harus menggunakan nama yang maskulin. Dengan melakukan ini, proses branding dan pengenalan kepada masyarakat akan lebih mudah.

6. Hindari Singkatan

Langkah terakhir yang bisa kamu lakukan adalah menghindari singkatan saat mencari nama brand. Apalagi kalau ini merupakan bisnis yang baru, usahakan untuk menghindari singkatan atau inisial pada nama brand dan jangn gunakan nama yang mengandung unsur huruf dan angka. Karena hal seperti ini bisa membuat masyarakat bingung saat pertama kali membacanya.

Semua Orang Boleh Menulis Di TRIMUKTI, Mulai Menulis!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *