5 Trik Meningkatkan Penjualan Pada Bisnis Menggunakan Psikologi Marketing

Diposting pada

Apakah kamu pernah berpikir tentang cara perusahaan mendapatkan konsumen dengan jumlah yang cukup banyak? Beberapa orang mengira bahwa setiap perusahaan menggunakan strategi marketing yang tepat dalam mendapatkan konsumen. Memang benar, setiap perusahaan sudah pandai menggunakan strategi marketing untuk mendapatkan konsumen dan untuk memasarkan sebuah produk.

Hal tersebut tidak salah, menjalankan bisnis tidak bisa di lakukan hanya dengan modal. Namun, setiap orang yang menjalankan sebuah bisnis harus mempunyai strategi dan ide-ide cerdas supaya bisnis yang jalankan bisa berkembang. Strategi juga tidak bisa di lakukan dengan sembarangan, strategi perlu di lakukan dengan detail seperti pemasaran. Akan tetapi, kamu juga harus tahu strategi marketing seperti apa yang bisa menghasilkan dan bisa memberikan keuntungan pada bisnis.

Dalam memasarkan sebuah produk, kamu juga harus cerdas dalam menggunakan ilmu psikologi untuk menarik perhatian customer. Nah, berikut ini ada 5 trik meningkatkan penjualan menggunakan psokologi marketing yang bisa kamu terapkan.

1. Optimalkan Desain Grafis

Trik pertama dalam meningkatkan penjualan yang harus kamu perhatikan adalah mengoptimalkan desain grafis. Ini merupakan trik dasar yang cukup penting dan bisa berpengaruh terhadap psikologis konsumen saat melihat produk dari bisnismu. Banyak orang lebih cenderung mudah mencerna kata-kata gambar kemasan yang sangat menggiurkan. Hal inilah yang umumnya bisa menarik perhatian konsumen.

Contoh, mie instan yang menggunakan desain grafis. Kamu pasti sudah tahu kalau isi mie instan hanya terdapat seporsi mie mentah beserta bumbunya. Di dalam kemasan mie instan tidak terdapat telor dan ayam, namun pada desain kemasan mie instan di tambahkan gambar telor dan ayam. Nah, trik seperti inilah yang bisa mempengaruhi psikologis konsumen terhadap produkmu. Jadi, kamu harus mengoptimalkan desain grafis pada produkmu supaya lebih persuasif.

2. Gunakan Ilusi Langka

Selain menggunakan trik mengoptimalkan desain grafis, kamu juga bisa menggunakan ilusi langka pada psikologi marketing. Contoh, misalnya ada beberapa toko atau perusahaan yang memberi label “Stok Terbatas” pada sebuah produknya. Tidak hanya itu saja, biasanya mereka juga masih memberi embel-embel kata “Buruan” , “Cepetan!”, atau “Siapa Cepat dia dapat” untuk lebih menarik perhatian para konsumen.

Hal semacam ini sangat berpengaruh terhadap psikologis konsumen, tinggal kamu percaya atau tidak dengan trik ini. Dengan menggunakan trik ini, kamu bisa membuat konsumen untuk berpikir bahwa produk yang kamu jual memiliki jumlah terbatas. Jika sudah seperti ini, biasanya konsumen akan menilai lebih berharga dan akan mengincar produkmu daripada dengan produk sejenis lainnya. Para konsumen tidak akan berpikir panjang saat ingin membeli produkm.

3. Menawarkan Produk dengan Harga Tambahan

Pastinya kamu kamu sudah pernah ditawarkan produk dengan harga yang sedikit lebih murah saat berbelanja. Contohnya, ada konsumen yang sedang membeli kopu, lalu kamu menawakan tambahan susu dengan harga yang sedikit lebih murah dari harga jual pada biasanya.

Umumnya, trik seperti ini diterapkan oleh toko-toko atau minimarket yang sangat sering menawarkan produk dengan harga tambahan. Trik ini bisa mempengaruhi psikologis para konsumen untuk lebih tertarik pada produk yang di tawarkan tadi. Yang ada di pikiran para konsumen biasanya, “kenapa tidak saya beli sekalian saja ya, memupung lagi murah”.

4. Memakai Umpan Produk Secara Gratis

Saat berkunjung ke sebuah kafe atau toko kuliner yang baru saja buka, apakah kamu pernah diberikan secara gratis? Mungkin masih banyak orang yang bingung saat di berikan sebuah produk secara gratasi. Padahal, maksud dari mereka memberikan produk secara gratis adalah untuk mempengaruhi psikologis konsumen. Kamu pasti pernah mendapat sebuah produk yang di berikan secara gratasi, kemudian kamu merasa ketagihan untuk membeli produk itu lagi. Jika sudah seperti ini, kondisi itu psikologis konsumen telah dipengaruhi.

5. Bermain dengan Warna

Ketika kamu membeli sebuah produk, mungkin salah satu alasan yang bisa membuat kamu ingin membeli produk tersebut di karenakan oleh warna produk yang menarik. Warna pada produk sangat berpengaruh terhadap psikologis konsumen. Produk yang di beri warna cerah pada biasanya lebih kuat dalam menarik perhatian calon konsumen. Belum lagi jika warna produk sangat mencolok daripada produk yang ada di sampingnya.

Semua Orang Boleh Menulis Di TRIMUKTI, Mulai Menulis!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *