10 Kesalahan Saat Mencuci Pakaian Yang Harus Dihindari

6 min


Halo sahabat Ikio . apakah sahabat disini ada masalah saat mencuci kah ! dan apakah kesalahan-kesalahan yang sepele tapi harus dihindari ?mari kita simak dalam artikel ini !

kesalahan mencuci

Mencuci pakaian merupakan kegiatan rutin yang biasa dilakukan. Meski bisa saja Anda menggunakan jasa laundry untuk mencucikan semua pakaian kotor Anda, tapi pasti Anda pernah mencuci pakaian sendiri. Sebaliknya, bila Anda merupakan orang yang sering mencuci sendiri, belum tentu terhindar dari kesalahan-kesalahan ini.

Aktivitas mencuci memang menguras tenaga dan waktu, oleh karena itu kehadiran mesin cuci bagaikan berkah bagi banyak orang. Namun, mesin cuci membuat kita mencuci secara borongan yaitu beberapa potong baju sekaligus. Memang cukup meringankan, apalagi tinggal masukkan pakaian, pencet beberapa tombol dan cucian akan beres. Namun jika Anda tidak selektif, beberapa pakaian kesayangan Anda bisa rusak begitu saja hanya karena pencucian yang salah. Apa saja kesalahan itu? Berikut ulasannya.

1.Tidak memilih dan memisahkan pakaian

Memang rasanya lebih mudah mengumpulkan semua jenis cucian dan langsung menjejalkannya ke dalam mesin cuci. Tetapi lagi-lagi tidak semua jenis cucian bisa dicuci dengan cara yang sama. Mencuci pakaian dan seprai misalnya, tentu memerlukan jumlah deterjen dan suhu air yang berbeda. Belum lagi warna cucian. Memilah dan mengelompokkan warna pakaian penting dalam proses mencuci untuk menghindari kelunturan. Tentunya Ibu tidak perlu memilah berdasarkan setiap warna, cukup memisahkan antara cucian yang berwarna gelap dan yang berwarna terang. Pakaian berwarna putih sebaiknya juga dicuci terpisah.

2.Tidak membaca petunjuk

Demi kenyamanan dan tampilan yang indah, saat ini terdapat beragam bahan kain untuk membuat busana Anda. Seperti halnya barang-barang lain, bahan kain ini juga memiliki karakteristik khusus sehingga muncul larangan-larangan dalam perawatannya. Tidak membaca petunjuk pencucian pakaian, berisiko merusak pakaian Anda. Oleh karena itu, terutama untuk pakaian-pakaian berbahan khusus dan mahal, jangan lupa untuk melihat petunjuk pencucian sebelum mencuci.

3.Menggunakan detergen terlalu banyak

Terlalu banyak busa dalam cucian justru akan menahan kotoran dan membuatnya tertarik kembali pada pakaian sehingga kotoran tersebut malah terjebak di daerah-daerah yang tidak terbilas dengan bersih, misalnya seperti di bawah kerah.

Maka dari itu, pakailah detergen hanya setengah dari jumlah detergen yang biasa kamu pakai, lalu jika pakaian masih belum bersih seperti yang diinginkan, barulah kamu menambahkan kembali detergen tersebut secara bertahap. Terkecuali jika kamu mempunyai air keras.

4.Menuangkan sabun cuci pakaian langsung pada baju

Kesalahan saat mencuci pakaian yang sering dilakukan yang pertama adalah menuangkan sabun cuci pakaian langsung pada bajunya. Hal yang satu ini mungkin merupakan kesalahan yang paling sering dilakukan. Sekarang kamu sudah tahu, ya, kalau langsung menuangkan sabun cuci pada baju itu merupakan hal yang salah. Jika kamu menggunakan mesin cuci, pada setiap mesin cuci biasanya ada slot untuk menyimpan sabun cuci dan pelembut pakaian. Jika tidak ada, maka sebaiknya kamu isi air terlebih dahulu, baru tuangkan sabun cucinya.

5.Tidak menutup resliting

membiarkan reslitingg terbuka

Kesalahan mencuci pakaian yang berikutnya adalah tidak menutup resleting saat mencuci pakaian dengan mesin cuci. Gigi logam dapat merobek pakaian halus atau pakaian dengan tenun yang sedang dicuci berbarengan.

6.Mencuci pakaian yang terkancing

Ketika dicuci, kancing pakaian akan mengalami tekanan dan memungkinkan kancing terlepas. Sempatkan untuk melepas kancing sebelum meletakkan pakaian di dalam mesin cuci.

7.Pastikan kantung  pakaian dalam keadaan kosong

Berbagai benda yang tertinggal di dalam kantung dan ikut tercuci dapat menimbulkan bencana dalam mencuci. Misalnya, tisu yang ikut tercuci akan hancur menjadi serpihan yang akan melekat ke seluruh cucian. Bukannya bersih, Ibu malah jadi perlu mencuci ulang seluruh cucian yang terkena serpihan tisu. Pulpen yang ikut tercuci, tintanya bisa mengotori pakaian lainnya, benda lain seperti uang logam, misalnya. Uang logam yang masok ke mesin bisa terselip ke saluran selang air, filter, bahkan masuk ke antara drum dan merusak mesin putar.

8.Memaksa pengering bekerja terlalu keras

Kalau kamu tidak sedang terburu-buru, daripada mengeringkan pakaian menggunakan pengering pada mesin cuci, ada baiknya kamu menjemurnya langsung. Karena, dengan mengangin-anginkan pakaian seperti itu, selain hemat listrik, pakaian juga akan terjaga kelembutan dan kehalusannya.

memaksa pengering bekerja terlalu keras

Langkah ini juga mencegah pakaian menjadi melar, lho. Tapi, kalau kamu tetap ingin menggunakan pengering pada mesin cuci, sebaiknya jangan terlalu banyak memasukan pakaian yang akan kamu keringkan. Hal ini dilakukan supaya mesin pengering bisa bekerja normal dan pakaian pun kering maksimal tanpa menyebabkan mesin pengering menjadi cepat rusak karena kepenuhan.

9.Mengabaikan kerutan pakaian setelah dicuci

Mesin cuci modern saat ini seringkali memungkinkan pakaian tidak perlu dijemur untuk dikeringkan. Meski begitu, untuk beberapa jenis pakaian yang berkerut, harus dibiarkan beberapa saat atau mereka akan sulit licin kembali. Sebaiknya, kebas-kebas pakaian setelah mencuci agar kerutan tidak semakin dalam.

10.Tidak membersihkan pengering

Meskipun Anda mengosongkan filter mesin cuci setelah digunakan, penumpukan serat dapat menyumbat saluran dari waktu ke waktu dan mengakibatkan bahaya kebakaran. Sebuah tanda pasti bahwa pengering Anda tersumbat adalah dibutuhkan lebih dari satu jam untuk mengeringkan beberapa pakaian.

Sekali setahun, lepaskan selang dari belakang mesin dan gosok filter serat sekali setahun dengan sikat gigi kecil dan sedikit deterjen.

 

Itulah beberapa kesalahan saat mencuci yang harus sobat hindari, sekian informasi yang lumayan penting dari saya semoga bermanfaat.

 

Semua Orang Boleh Menulis Di TRIMUKTI, Mulai Menulis!

Rendy Wijaya

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *