Kuku Rapuh Salah Satu Tanda Dari Penyakit Anemia Aplastik
Kuku Rapuh Salah Satu Tanda Dari Penyakit Anemia Aplastik

Kuku Rapuh Salah Satu Tanda Dari Penyakit Anemia Aplastik

Diposting pada

Pada kasus kali merupakan masalah kesehatan sel darah yang paling parah yaitu Anemia Aplastik. Dalam pengertiannya sendiri Anemia Aplastik ini berarti anemia yang dimana kondisi seseorang yang di dalam tubuhnya mengalami kehilangan kemampuan untuk memproduksi sel darah merah, trombosit dan juga sel darah putih yang sangat penting bagi tubuh manusia.

Jika anda atau keluarga anda mengalami masalah anemia ini biasanya di tandai dengan mudah di kenali seperti mengalami lemas dan kehilangan tenaga tanap mengetahui penyebabnya. Selain itu, akibat jenis Anemia Aplastik seseorang penderita akan mudah mengalami berbagai masalah kesehatan serius seperti beresiko mengalami pendarahan yang sulit di hentikan, terjangkit infeksi dan yang paling di takutkan adalah meresiko mengalami masalah jantung yang serius.

Untuk penyebab Anemia Aplastik ini pada dasarnya bermula dari faktor Anemia Aplastik keturunan atau yang di turunkan melalui silsilah keluarga anda dan juga Anemia Aplastik yang bisa di dapat atau Anemia Aplastik yang berkembang karena dalam tubuh anda mengalami gangguan imun.

Tanda-tanda & gejala Anemia Aplastik

Tanda-tanda & gejala Anemia Aplastik

Beberapa tanda-tanda dan gejala di bawah ini merupakan tanda-tanda umum yang biasanya di miliki orang dengan penyakit Anemia Aplastik. Dinatara tanda-tanda dan gejalanya adalah sebagai berikut:

Gampang capek

Jika anda merasa gampang capek dan tidak mengetahui apa sebabnya, kemungkinan anda menderita penyakit Anemia Aplastik ini. hal ini bisa terjadi demikian karena dalam darah anda yang seharusnya memiliki sel darah merah yang sehat dan mengandung cukup hemoglobin pembawa oksigen pada orang dengan Anemia Aplastik kekurangan akan sel darah merah tersebut.

Kulit pucat

Kurangnya pasokan sel darah merah pada tubuh anda juga akan berpengaruh juga pada kulit anda. bagi orang penderita Anemia Aplastik ini biasanya memiliki kulit yang cenderung pucat akibat kurangnya pasokan sel darah merah tersebut.

Untuk bagian-bagian tubuh yang biasanya mudah di lihat jika seseorang mengalami Anemia Aplastik ini adalah ujung jari tangan maupun kaki, kuku tangan dan juga kuku kaki, wajah, bibir, bagian gigi dalam gusi, dan juga pada kelopak mata yang seharusnya merah menjadi putih pucat.

Kulit, kuku, rambut kering

Dan yang paling menonjol dari gejala dan tanda-tanda di atas adalah pada kuku yang gampang patah, kulit kering, dan juga rambut yang rapuh dan mudah rontok.

Dari ketiga di atas merupakan tanda-tanda dan gejala yang umum terjadi pada seorang dengan kondisi Anemia Aplastik. Namun jika anda masih ragu dengan berbagai gejala dan tanda-tanda di atas untuk lebih jelasnya lagi cobalah untuk berkonsultasi kepada dokter terdekat dengan melakukan berbagai tes yang berguna memastikan apakah anda menderita Anemia Aplastik atau tidak.

Pengobatan di rumah Anemia Aplastik

Pengobatan di rumah Anemia Aplastik

Pengobatan rumah ini di tujukan agar anda melakukan perubahan gaya hidup yang lebih sehat dengan kebiasaan-kebiasaan atau rutinitas sehari-hari anda di rumah dan jangan lupa untuk tidak meninggalkan saran dan beberapa anjuran yang telah di sampaikan dokter. Dengan kebiasaan dan tetap menjaga anjuran dari dokter ini anda diharapkan dapat terbebas dan mengatasi masalah anemia aplastik dengan mudah.

Dintara perubahan gaya hidup yang bisa anda terapkan di rumah guna mengatasi Anemia Aplastik adalah:

  • Jaga dan Minumlah obat yang telah diresepkan dokter tanpa menambah dan mengurangi dosisnya.
  • Jangan lupa untuk melakukan pemeriksaan laboratorium secara rutin sesuai dengan anjuran dokter Anda.
  • Lakukan Istirahat yang cukup.
  • Hindari dan juga jangan samapi terinfeksi dengan mencuci tangan Anda sesering mungkin dan olah makanan Anda dengan baik.
  • Jangan dan usahakan untuk menghindari olahraga kontak fisik sebagai langkah menghindari memar serta perdarahan di dalam.
Semua Orang Boleh Menulis Di TRIMUKTI, Mulai Menulis!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *