Gejala Yang Harus Anda Waspadai Jika Buah Hati Mengalami Demam
Gejala Yang Harus Anda Waspadai Jika Buah Hati Mengalami Demam

Gejala Yang Harus Anda Waspadai Jika Buah Hati Mengalami Demam

Diposting pada

Pasti anda sebagai orang tua akan mengalami ketakutan dan kekhawatiran jika anak anda mengalami Demam. Ini tidak lebih karena rasa kasihan dan iba serta munculnya rasa kasih sayang pada buah hati yang biasanya tampil ceria harus menangis dan rewel akibat demam ini. bahkan kebanyakan orang tua rela melakukan apapun demi si buah hati dapat sembuh dan ceria seperti sedia kala.

Demam Pada Anak ini sendiri merupakan penyakit yang umum terjadi pada anak-anak yang mulai mengalami beberapa perubahan pada tubuhnya, seperti mulai tumbuhnya gigi dan sebagainya. Selain itu kadang muncul Demam Pada Anak ini di sebabakan adanya zat-zat asing yang masuk pada tubuh si anak hingga menimbulkan demam.

Demam Pada Anak

Dalam pengertiannya sendiri Demam Pada Anak ini berarti suatu kondisi yang di mana anak mengalami kenaikan suhu di atas suhu normal pada anak tersebut. Seperti pada kasus demam sebelumnya umumnya tubuh anak yang mengalami demam akan berada pada suhu di atas 37,2 derajat Celsius.

Untuk melihat naiknya suhu tubuh pada anak yang paling sederhana adalah dengan meraba kening anak menggunakan punggung telapak tangan. Selain itu anda biasa gunakan alat medis untuk mengukur suhu tubuh anak yaitu dengan menggunakan termometer. Yang perlu anda ketahui, sebaiknya anda memakai alat termometer ini dengan jenis digital. Karena pada kebanyakan termometer berbahan baku air raksa, yang dimana alat ini mudah pecah, dan apabila itu terjadi akan mengakibatkan luka pada anak.

Selain termometer dengan jenis tersebut, ada pula termometer yang di gunakan pada dubur si anak, termometer ini di sebut dengan termometer rektal. Di pakai di banyak rumah sakit besar di indonesia karena pada termometer rektal ini menunjukkan hasil yang lebih tepat di bandingkan lainnya.

Gejala yang harus diwaspadai

Beberapa hal di bawah ini merupakan gejala dan tanda-tanda yang dimana anda harus melakukan tindakan medis pada anak anda. segera bawa ke dokter atau rumah sakit terdekat jika anak anda mengalami:

  • Pada anak usia 3 bulan mengalami suhu tubuh 38 derajat Celsius atau lebih yang di ukur dari termometer rektal
  • pada anak usia 3-6 bulan Suhu tubuh 38,8 derajat Celsius atau lebih
  • pada anak usia 6 bulan atau lebih , Suhu tubuh 38,8 hingga 39,4 derajat Celsius.

Selain beberapa gejala di atas, terdapat beberapa gejala lain yang mengharuskan anda harus membawa anak anda ke dokter. Kondisi tersebut diantaranya adalah:

Demam Pada Anak

  • mengalami Diare atau muntah berkepanjangan.
  • mengalami Leher kaku.
  • mengalami Gangguan pernapasan, seperti mengi.
  • mengalami Kejang.
  • mengalami Kulit pucat.
  • mengalami Menjadi malas bermain.
  • mengalami Menangis dengan suara melengking.
  • mengalami pada ruam kulit.
  • Tidak mau makan.
  • Sering Rewel.
  • mengalami Sakit kepala yang berat.
  • mengalami Sakit perut.
  • lemas atau Tidak responsif.

Selain itu juga kadang di iringi dengan Munculnya gejala dehidrasi, seperti  mengalami mulut kering atau tidak mengeluarkan air mata saat si anak menangis.

Penyebab dan Pengobatan Demam pada Anak

Pengobatan Demam pada Anak

Pada kasus Demam Pada Anak ini umum di sebabkan oleh adanya virus yang masuk pada tubuh anak dan mengakibatkan penyakit flu atau yang paling berbahaya adalah meningitis. Namun anda jangan terlalu khawatir terlebih dahulu, pastikan dengan jelas masalah mengapa anak anda mengalami demam dengan memeriksakannya ke dokter sepesialis anak atau ke rumah sakit terdekat anda. di sana biasanya akan di lakukan beberapa tes pada anak jika demam yang terjadi pada anak lumayan parah seperti mengambil sampel darah dan juga urin anak anda.

Jika demam hanya sementara biasanya hanya di berikan obat penurun panas pada anak. Dan di sarankan ketika di rumah untuk di lakukan kompres pada tubuh anak. Namun yang perlu anda ingat anda harus mendapat persetujuan terlebih dahulu pada dokter jika anda hendak melakukan penanganan sendiri di rumah. Karena tidak sedikit anak yang malah menjadi parah demamnya karena salah penanganan mandiri di rumah oleh kedua orang tuanya.

Semua Orang Boleh Menulis Di TRIMUKTI, Mulai Menulis!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *