Disleksia Dyslexia Gangguan Belajar Pada Anak. Segera Atasi Sebelum Terbawa Hingga Dewasa
Disleksia Dyslexia Gangguan Belajar Pada Anak. Segera Atasi Sebelum Terbawa Hingga Dewasa

Disleksia (Dyslexia) Gangguan Belajar Pada Anak. Segera Atasi Sebelum Terbawa Hingga Dewasa

Diposting pada

Disleksia atau dalam bahasa medis sering di sebut dengan Dyslexia merupakan masalah yang berbahaya jika terjadi pada anak anda. kenapa bisa demikian karena dalam pengertiannya sendiri Dyslexia ini merupakan gangguan belajar pada anak yang menyebabkan berbagai masalah lainnya seperti kesulitan membaca, mengjeja tulisan dan juga menulis.

Serti yang di ungkapkan dari The International Dyslexia Association bahwa penyakit ini merupakan ketidakmampuan anak dalam belajar secara spesifik yang berasal dari fator neurobiologis, hal ini mulai dapat di kenali dari kesulitanya si anak dalam mengenali kata-kata dan kemampuan mengeja yang buruk.

Sekalipun pada kasus ini menyebabkan gangguan pada belajar anak, namun bukan tidak mugkin anak dengan kondsi ini jika di lakukan penanganan yang tepat maka akan lebih memiliki IQ yang tinggi. Karena pada dasarnya masalah pada Disleksia ini tidak mempengaruhi tingkat kecerdasan seseorang.

Disleksia

Untuk kasus sendiri yang terjadi di amerika serikat bisa diakatakan dalam presentase 1 banding 10. Pasalnya Disleksia ini kadang waktu masih anak-anak tidak dapat di deteksi dengan baik sehingga berlanjut sampai dewasa.

Yang perlu anda ketahui tingkat Disleksia ini pada setiap orang nampaknya berbeda-beda tergantung pada tingkat keparahannya juga, dari ringan hingga Disleksia berat.

Gejala disleksia (dyslexia)

Di karenakan Disleksia adalah gangguan anak pada saat belajar, tentu saja bagi anak yang masih usia-usia di bawah 4 tahum belum bisa di ketahui gejala dan tanda-tandanya. Tatapi umumnya gejala dan tanda-tanda tersebut sudah mulai nampak dan kelihatan walapun si anak belum mulai belajar di sekolah dan orang tua seharusnya mulai mengetahui gajala dan tanda-tanda in.

Berikut di bawah ini merupakan  berbagai tanda dan gejala disleksia berdasarkan tahapan usia pada anak, antara lain:

Gejala disleksia pada usia prasekolah:

  • Kemampuan terlambat dalam
  • Anak Lambat dalam mempelajari kata-kata baru di dengarnya.
  • Anak Kesulitan membentuk kata dengan benar,
  • Anak berkata-kata seperti terbalik-balik
  • Anak sulit memahami kata yang mirip.
  • Dan juga anak Kesulitan untuk mengingat huruf, angka, warna yang ada di sekelilingnya.

Gejala disleksia pada usia sekolah

Pada usia anak sudah mulai masuk sekolah, tentunya gejala dan tanda-tanda ini akan sangat terlihat jelas, seperti:

  • Kemampuan membaca anak saat di sekolah maupun di rumah lebih rendah dibandingkan dengan anak seusianya.
  • Anak Kesulitan memproses dan memahami apa yang didengarnya apalagi seperti anda memberkan perintah.
  • Anak mengalami kesulitan dalam menemukan kalimat yang tepat untuk menjawab pertanyaan yang dilontarkan kepadanya.
  • Si anak Sulit mengingat urutan kejadian pada peristiwa ..
  • Anak kesulitan dalam mengucapkan kata yang tidak dikenalnya.
  • Anak mengalami Kesulitan dalam mengeja.
  • Anak akan Menghabiskan waktu yang sangat lama untuk menyelesaikan tugas membaca atau menulis dalam pr nya atau soal yang di berikan guru.
  • Si anak Sering menghindari kegiatan yang membaca.

Gejala disleksia pada usia remaja dan dewasa

Masalah  Disleksia ini jika tidak di kelola dengan baik bahkan bisa sampai terbawa saat anak menginjak usia remaja dan sekolah atau kuliah. Beberapa gejala Disleksia pada usia ini umumnya mirip seperti ketika mereka saat usia anak-anak. Dinataranya adalah:

Gejala disleksia pada usia remaja dan dewasa

  • Mereka dengan kondisi Disleksia ini akan Kesulitan membaca terutama membaca dengan suara lantang atau keras.
  • Mereka lamah dalam membaca dan menulis yang lambat.
  • Mereka Memiliki masalah dalam mengeja.
  • Biasanya orang dengan Mereka Selalu menghindari apapun yang berhubungan dengan
  • Mereka Sering kali melakukan kesalah dalam mengucapkan nama atau kata-kata.
  • Sulit memahami idiom seperti ringan tangan, keras kepala, dan istilah-istilah lainnya.
  • Mereka akan menghabiskan waktu cukup lama untuk hanya menyelesaikan tugas yang melibatkan bacaan dan tulisan,
  • Mereka Disleksia Kesulitan meringkas sebuah cerita.
  • Orang dengan Disleksia Kesulitan belajar bahasa asing.
  • Orang dengan Disleksia Kesulitan menghafal.
  • Orang dengan Disleksia Kesulitan mengerjakan soal matematika.

Selain beberap gejal di atas, secara umum anak dengan kondisi Disleksia  saat remaja akan terlihat:

  • Mengalami Depresi terutama saat belajar.
  • Mereka berfikir lebih baik Menarik diri dari lingkungannya.
  • Dan juga Kehilangan minat untuk sekolah dan belajar.

Penyebab disleksia (dyslexia)

Namun dari penelitian lain mengatakan bahwa Orang dengan Disleksia  ini biasanya di sebabkan oleh adanya gen teretentu dalam otak anak yang kemudian mengendalikan perkembangan otak dan mengakibatkan gangguan pada saat anak mulai memahami beberapa hal yang ia hadapi. Selain itu, dalam penelitian itu Disleksia  juga dapat di dapatkan dari gen kedua orang tuanya atau keturunan.

Mengatasi disleksia (dyslexia)

Mengatasi disleksia (dyslexia)

Beberapa hal di bawah ini di harapkan dapat membantu mengatasi masalah yang terjadi pada anak anda yaitu Disleksia. Dintaranya adalah:

  • Membacakan buku dengan lantang
  • Ajak anak sering membaca
  • Siapkan tempat belajar yang nyaman
  • Batasi anak bermain gadget
  • Bersikap suportif
  • Bergabung dengan komunitas anak disleksia
Semua Orang Boleh Menulis Di TRIMUKTI, Mulai Menulis!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *