Bahayanya Abruptio Plasenta. Plasenta Lepas Pada Saat Hamil Serta Mengatahui Gejalanya
Bahayanya Abruptio Plasenta. Plasenta Lepas Pada Saat Hamil Serta Mengatahui Gejalanya

Bahayanya Abruptio Plasenta: Plasenta Lepas Pada Saat Hamil Serta Gejalanya

Diposting pada

Penyakit Abruptio Plasenta ini merupakan penyakit yang berbahaya apabila anda seorang ibu hamil, atau jika pasangan anda mengalami masa kehamilan. Meskipun dalam data yang telah diperoleh bahwa penyakit Abruptio Plasenta ini masi jarang terjadi. Namun, bila penyakit ini meyerang ibu hamil biasanya akan mengakibatkan komplikasi yang tergolong serius. Sedangkan untuk pengertian dari penyakit Abruptio Plasenta ini merupakan sebuah kondisi dimana lepasnya plasenta sebelum pada waktunya. Yang mungkin anda belum tahu, plasenta merupakan bagian tubuh manusia yang mempunyai tugas memberikan nutrisi pada bayi selama kehamilan.

Abruptio Plasenta

Sedangkan untuk waktu terjadinya penyakit Abruptio Plasenta ini biasanya terjadi pada masa kehamilan atau sebelum lahir. Jadi untuk lebih jelasnya pada saat masalah ini terjadi sebelum proses persalinan. Dan untuk penyakit Abruptio Plasenta ini terjadi pada 3 stadium yang menjadikan penggolongan dari penyakit ini, dari stadium I,II, dan juga III atau dalam artian lain dari kategori berat sampai ringan.

Yang perlu anda ketahui plasenta ini jika terlepas maka tidak akan bis terpasang lagi. Dari hal ini juga akan mendapatkan dampak serius pada bayi, di kareanakan plasenta merupakan termpat asupan nutrisi dan oksigen pada bayi jika pasokan ini berkurang secara drastis maka akan menyebabkan pendarahan hebat pada ibu. Operasi sesar biasanya tindakan yang akan di lakukan jika komplikasi dianggap serius.

Dari sekian banyak kasus yang terjadi biasnya penyakti Abruptio Plasenta ini akan terjadi secara tiba-tiba dan mengakibatkan masalah yang harus segera di lakukan tindakan medis guna mencegah menyebar ke bagian organ lain.

Tanda-tanda & gejala Abruptio Plasenta

Untuk gejala dan tanda-tanda dari penyakit Abruptio Plasenta ini yang sering terjadi pada ibu hamil umumnya mengalami beberapa hal di bawah ini. diantaranya adalah:

  • Terjadinya Perdarahan rahim,
  • Terjadinya kontraksi rahim yang tidak normal, dan
  • Terjadinya gawat janin yang dapat diperiksa dari denyut jantung janin
  • Terjadinya Kontraksi rahim yang sangat nyeri
  • Terjadinya Lemas,
  • Terjadinya tekanan darah rendah
  • Terjadinya denyut jantung cepat,
  • Terjadinya nyeri perut, dan
  • Terjadinya nyeri punggung

Selain gejal umum diatas yang sering di alami oleh ibu hamil, yang perlu anda ketahui gejala ini dapat muncul tergantung pada tingkat keparahan yang terjadi seperti pada stadium Abruptio Plasenta (stadium I, II, dan III) adalah sebagai berikut:

Untuk yang pertama Stadium I:

  • yang terjadi adalah perdarahan ringan dari vagina,
  • kontraksi ringan pada rahim,
  • tanda vital stabil, dan
  • denyut jantung janin tetap.
  • Waktu pembekuan darah normal

Tanda-tanda & gejala Abruptio Plasenta

Stadium II:

Gejala dan tanda-tanda  yang terjadi pada stadium II ini adalah:

  • perdarahan sedang,
  • kontraksi yang tidak normal,
  • tekanan darah rendah,
  • gawat janin, dan
  • kelainan dalam pembekuan darah

Stadium III

Gejala dan tanda-tanda  yang terjadi pada stadium III dan stadium ini merupakan stadium yang paling berat adalah:

  • gejalanya berupa perdarahan dan kontraksi hebat,
  • tekanan darah rendah,
  • kematian janin, dan
  • darah sulit membeku

Penyebab Abruptio Plasenta

Penyebab umum dari penyakit abruptio plasenta ini dapat terbagi dar i beberapa bagian. Namun di bawah ini merupakan 3 penyenbab umum yang sering di alami pada masa kehamilan. Yang perlu anda ketahui adalah penyakti abruptio plasenta ini bukan penyakit yang di turunkan dari orang tua maupun garis keturunan anda.

  • Untuk yang pertama Trauma saat kehamilan dapat menyebabkan abruptio plasenta. Trauma ini biasnaya langsung pada daerah perut seperti (karena jatuh, kecelakaan mobil, terpukul atau jatuh saat bekerja);
  • Untuk yang kedua Akibat luka jarum suntik di plasenta pada tempat yang salah, perdarahan, hematoma terbentuk setelah saling mengelupas.
  • Dan yang terakhir Jika tips cephalic eksternal dari dokter kandungan dan petugas kesehatan tidak tepat, hal ini juga menyebabkan risiko abruptio plasenta.

Pengobatan di rumah Abruptio Plasenta

Pengobatan di rumah Abruptio Plasenta

Pengobatan rumah ini di tujukan agar anda melakukan perubahan gaya hidup yang lebih sehat dengan kebiasaan-kebiasaan atau rutinitas sehari-hari anda di rumah dan jangan lupa untuk tidak meninggalkan saran dan beberapa anjuran yang telah di sampaikan dokter. Dengan kebiasaan dan tetap menjaga anjuran dari dokter ini anda diharapkan dapat terbebas dan mengatasi masalah Abruptio Plasenta dengan mudah.

Dintara perubahan gaya hidup yang bisa anda terapkan di rumah guna mengatasi Abruptio Plasenta adalah:

  • Jangan lupa untuk Melakukan pemeriksaan atau melakukan kontrol kehamilan secara rutin minimal 1 bulan seklai untuk deteksi abruptio plasenta untuk mendapat penanganan segera di rumah sakit.
  • Lakukan pula Pengobatan untuk penyakit seperti diabetes dan tekanan darah tinggi untuk menurunkan risiko abruptio plasenta, apalagi jika anda seorrag ibu hamil yang mendekati masa melahirkan.
Semua Orang Boleh Menulis Di TRIMUKTI, Mulai Menulis!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *