Apakah Anda Tahu Apa Itu Emboli Air Ketuban Emboli Cairan Amnion. Berikut Gejala Penyebab Dan Cara Mengatasinya
Apakah Anda Tahu Apa Itu Emboli Air Ketuban Emboli Cairan Amnion. Berikut Gejala Penyebab Dan Cara Mengatasinya

Emboli Air Ketuban (Emboli Cairan Amnion): Gejala Dan Penyebabnya

Diposting pada

Untuk penyakit yang satu ini nampaknya harus berhati-hati bagi kaum hawa. di karenakan Emboli air ketuban ini sebenarnya bisa terjadi selama wanita mengalami proses kehamilan. Namun tidak menutup kemungkinan komplikasi melahirkan yang satu ini lebih sering terjadi saat proses persalinan berlangsung, baik sebelum maupun setelahya. Dalam intilah medis penyakit ini di sebut dengan Emboli cairan amnion namun lebih umum di kenal dengan Emboli Air Ketuban. Pada dasarnya penyakit ini bisa terjadi dikarenakan dimana air ketubah itu masuk kedalam aliran darah ibu melalui dasar plasenta rahim. Selain air ketuban, hal-hal lain juga bisa menjadi penyebabnya diantaranya rambut dan sel-sel janin .

Tanda-Tanda dan Gejala

Adapun beberapa tanda-tanda dan gejala Emboli Air Ketuban secara umun diantaranya adalah:

Tanda-Tanda dan Gejala Emboli Air Ketuban

  • Mendadak Sesak napas
  • Edema paru (Cairan berlebih dalam paru-paru)
  • Terjadi Tekanan darah rendah yang mendadak
  • Terjadi masalah pada Jantung yang mendadak gagal untuk memompa darah dengan efektif
  • Pembekuan darah yang mengancam nyawa
  • Kecemasan
  • Mengalami Kedinginan
  • Terganggunya Ritme jantung , menjadi cepat
  • Terjadi Fetal distress, seperti ritme jantung lambat
  • Mengalami Kejang
  • Terjadi Koma
  • Ritme jantung yang Abnormalitas pada janin secara mendadak
  • Pendarahan dari rahim

Penyebab

Penyebab utama pada masalah ini belum juga di ketahui secara pasti. Namun dari sekian banyak kasus kemunginannya masalah ini terjadi akibat kerusakan pada penghalang plasenta pada ibu karena adanya trauma maupun luka. Akibat rusaknya dinding plasenta ini menyebabkan air ketuban tersebut masuk ke dalam aliran darah ibu sehingga terjadilah masalah ini.

Selain menyebabkan masalah fatal tersebut Ketika kerusakan ini terjadi, sistem kekebalan tubuh akan merespons dengan melakukan berbagai hal dinataranya. Mulai dari melepaskan suatu bahan yang menyebabkan reaksi inflamasi (peradangan), mengaktifkan pembekuan abnormal pada paru-paru, dan pembuluh darah ibu.jika hal tersebut terjadi dan tidak segera di tangani tentunya sangat berbahaya bagi si ibu dan juga buah hati karena bisa mengancam nyawa.

Pengobatan untuk emboli air ketuban

Seperti yang telah di katakan di atas tadi bahwasannya dalam pengobatan masalah emboli ketuban ini harus dilakukan perawatan segera mungkin. Guna mengatasi menipisnya kadar oksigen yang berada di saluran darah. Dalam hal ini biasanya dokter akan memberikan tambahan oksigen.

Namun pengobatan masalah ini harus di bedakan dalam penangananya baik dari si ibu maupun untuk bayi nya. Adapun penanganannya adalah sebagai berikut:

Penanganan untuk ibu

Teruntuk ibu Perawatan yang diberikan pada ibu bertujuan untuk mencegah keparahan gejala ini terjadi , agar tidak sampai mengakibatkan hal-hal fatal seperti koma bahkan kematian. Biasanya Dokter akan memberikan oksigen tambahan maupun ventilator oksigen untuk memastikan ibu mendapatkan oksigen yang cukup sehingga dapat membantu pernapasan.

Penanganan untuk bayi

Pengobatan untuk emboli air ketuban

Berbeda tentunya dengan penanganan ibu, penanganan untuk bayi dapat di lakukan Selama proses persalinan, dokter dan tim medis juga akan selalu memantau kondisi bayi agar dalam kondisi baik-baikn saja.selain itu, Biasanya  bayi baru akan dilahirkan setelah dokter mengatahui bahwa kondisi tubuh Anda dirasa sudah cukup stabil.

Karena  hal ini dapat meningkatkan peluang bayi untuk dapat bertahan hidup dan lahir dengan normal. Penanganan setelahnya baru akan  dirawat secara intensif oleh dokter dan tim medis di ruang rawat khusus bayi.

Pencegahan

Masalah Emboli air ketuban nampaknya tidak dapat dicegah agar masalah ini terjadi . karena [ada dasarnya semua Komplikasi kehamilan juga cenderung sulit untuk diprediksi kapan terjadinya. Namun Jika Anda pernah mengalami emboli air ketuban ini dan berencana untuk mengupayakan untuk hamil kembali, sebaiknya anda lakukan konsultasikan pada dokter kandungan terlebih dahulu.

Biasanya Dokter sebelumnya akan mengecek riwayat kesehatan dan kondisi tubuh Anda saat ini untuk membantu menentukan pilihan terbaik bagi Anda apakah aman untuk hamil lagi atau tidak.

Semua Orang Boleh Menulis Di TRIMUKTI, Mulai Menulis!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *