Ankle Fracture Atau Patah Tulang Engkel Penyebab Dan Cara Mengatasinya
Ankle Fracture Atau Patah Tulang Engkel Penyebab Dan Cara Mengatasinya

Ankle Fracture Atau Patah Tulang Engkel Penyebab Dan Cara Mengatasinya

Diposting pada

Masalah Ankle fracture atau dalam istilah indonesia di sebut dengan patah pergelangan kaki merupakan dimana kondisi seseorang dengan patah tulang ataupun retak yang letaknya sekitar pergelangan yang mengakibatkan sendi yang harusnya berada pada tempatnya akan berpindah dari pisisi normal. Namun masalah Ankle fracture atai patah tulang engkel ini jika hanay dalam keadaan yang ringan biasanya akan menyebabkan peradangan tendon.

Namun jika terjadi dalam kategori yang cukup parah maka akan mengganggu kegiatan sehari-hari anda. selain itu Ankle fracture ini pada kondisi parah juga akan memeberikan rasa sakit yang amat sangat dan juga nyeri yang luar biasa.

Tanda-tanda & gejala Ankle Fracture

Tanda-tanda & gejala Ankle Fracture

Gejala yang paling umum kondisi ini adalah:

Untuk gejala dan tanda-tanda yang sering di alami oleh pasien dengan masalah patah tulang pergelangan atau Ankle fracture ini biasanya menyebabkan beberapa gejala dan tanda-tanda seperti di bawah ini, diantaranya adalah:

  • Terdapat rasa nyeri pada pergelangan dan bisa menyebar hingga lutut
  • Mengalami bengkak dan memar
  • Mengalami rasa sakit saat berjalan atau bahkan tak mampu berjalan dengan kaki yang sakit
  • Terdapat tulang yang patah sampai terlihat menonjol
  • Dan juga terdapat perubahan letak struktur tulang pergelangan kaki

Selain beberapa gejala di atas tersebut, masih terdapat juga beberapa ciri dan gejala yang tidak disebutkan tadi dan kemungkinan anda rasakan . Apabila Anda memiliki keluhan yang sama dari beberapa gejala diatas, cobalah untuk segera  konsultasikan kepada dokter kepercayaan Anda.

Penyebab Ankle Fracture

Beberapa penyebab di bawah ini merupakan penyebab yang paling sering terjadi pada pasien dengan masalah Ankle Fracture. Beberapa penyebab paling umum adalah:

  • Terjadinya pergelangan kaki tak sengaja terkilir
  • Jika anda menahan beban yang berat
  • Terjadinya peristiwa terjatuh atau terluka

Faktor-faktor risiko Ankle Fracture

Faktor-faktor risiko Ankle Fracture

Faktor-faktor Risiko disini di maksudkan guna anda mengetahui hal-hal apa saja yang menjadikan anda lebih rentan terkena Ankle Fracture ini. Dan diharapkan setalah anda mengetahui dari beberapa faktor-faktor risiko tersebut anda bisa berhati-hati ketika anda dalam kondisi seperti di bawah ini.

Diantara  yang meningkatkan seseorang lebih rentan terkena Ankle Fracture ini adalah:

  • Jika anda melakukan beberapa Olahraga yang membutuhkan banyak gerakan kaki seperti bela diri, balet, tenis, atau sepak bola.
  • Jika anda Memakai suatu alat bantu atau alat peraga yang tidak pas saat berolahraga dalam artian lain kesempitan.
  • Anda memiliki Rutinitas latihan yang tidak cocok.
  • Dan resiko yang terakhiR merupakan Atlet wanita memiliki risiko yang lebih besar untuk mengalami penyakit ini di bandigkan dengan pria.

Pengobatan di rumah Ankle Fracture

Pengobatan rumah ini di tujukan agar anda melakukan perubahan gaya hidup yang lebih sehat dengan kebiasaan-kebiasaan atau rutinitas sehari-hari anda di rumah dan jangan lupa untuk tidak meninggalkan saran dan beberapa anjuran yang telah di sampaikan dokter. Dengan kebiasaan dan tetap menjaga anjuran dari dokter ini, anda diharapkan dapat terbebas dan mengatasi masalah Ankle Fracture dengan mudah.

Dintara perubahan gaya hidup yang bisa anda terapkan di rumah guna mengatasi Ankle Fracture adalah:

  • Dalam melakukan kegiatan anda Untuk sementara ini, jangan gunakan kaki Anda yang sakit terlebih dahulu agar tak semakin cedera.
  • Selain itu cara lain adalah dengan mengangkat kaki lebih tinggi dari posisi tidur atau duduk Anda agar mengurangi rasa sakit dan bengkak.
  • Untuk yang ke tiga cobalah untuk Kompres bagian yang sakit dengan es batu yang dibungkus dengan kain, perlu di ingat jangan biarkan es mengenai luka langsung. Cara ini dilakukan selama 48 jam setelah cedera terjadi.
  • Dan yang terakhir adalah dengan menggunakan obat penghilang rasa sakit, seperti ibuprofen dan sejenisnya.
Semua Orang Boleh Menulis Di TRIMUKTI, Mulai Menulis!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *