5 Jenis Anemia Yang Sering Tidak Anda Sadari
5 Jenis Anemia Yang Sering Tidak Anda Sadari

5 Jenis Anemia Yang Sering Tidak Anda Sadari

Diposting pada

Apa  Itu penyakit  Anemia?

Penyakit Anemia adalah salah satu  kondisi yang terjadi pada tubuh Anda bila Anda kekurangan sel darah merah atau hemoglobin. Hemoglobin ini sndiri adalah bagian esensial dari sel darah merah yang berfungsi untuk mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh hingga ke otak anda.

Gejala yang muncul pada Anemia

Gejala anemia yang paling umum, diantaranya adalah:

  • Tidak bertenaga dan Merasa lemas
  • Mengalami Pusing
  • Sakit pada dada
  • Sesak napas pada dada
  • Tidak teratur nya Detak jantung

Kondisi penyakit  anemia ringan  mungkin tidak memiliki gejala seperti yang disebutkan di atas itu tadi , namun sebagian gejala anemia tergantung pada jenis anemia yang diderita pada masing-masing penderita .

Jenis Anemia

Dari ratusan jenis anemia yang ada , berikut ini adalah 5 jenis anemia yang paling umum terjadi khususnya di indonesia , diantaranya yaitu:

Anemia Defisiensi Besi

Anemia defisiensi besi adalah jenis penyakit  anemia yang terjadi karena tubuh Anda kekurangan zat besi. Pada saat Kondisi ini terjadi karena sumsum tulang membutuhkan zat besi untuk memproduksi sel darah merah ,kemudian sel darah merah yang akan mengantarkan oksigen ke organ dan sel-sel tubuh anda.

Anemia Defisiensi Besi

Anemia jenis defisiensi besi adalah kondisi yang paling umum terjadi pada masyarakat .

Penyebab anemia defisiensi besi ini biasanya yaitu:

  • Dalam konsumsi harian yang dianjurkan Tidak mendapatkan asupan zat besi yang cukup.
  • Asupan zat besi lebih banyak yang dibutuhkan Ibu hamil atau menyusui.
  • Kehilangan banyak darah saat anda
  • Masalah Kondisi pencernaan tertentu
  • Anda Mengkonsumsi obat-obatan tertentu, makanan dan minuman dengan kandungan

Anemia Hemolitik

Anemia jenis  Hemolitik ini adalah kondisi dimana jumlah sel darah merah yang hancur lebih banyak dari jumlah sel darah merah yang diproduksi di sumsum tulang belakang .

Berikut Terdapat berbagai macam penyebab anemia hemolitik diantaranya adalah:

  • Limpa mengalami Pembesaran
  • Mengalami Penyakit hepatitis menular
  • Munculnya Virus Epstein-Barr
  • Demam jenis tifoid
  • Penyakit Tumor

Penyebab anemia jenis hemolitik lainnya adalah karena mengkonsumsi obat-obatan tertentu biasanya adalah jenis sefaleksin, seftriakson, penisilin, ampisilin, dll. Anemia hemolitik ini juga dapat terjadi saat Anda mendapat transfusi darah dari golongan darah yang kemungkinan besar salah.

Anemia Pernisiosa

Jenis Anemia pernisiosa ini adalah dimana  kondisi kekurangan darah merah karena tubuh tidak mampu menyerap vitamin yaitu vitamin B12 yang juga merupakan salah satu vitamin yang dibutuhkan untuk memproduksi sel-sel darah merah yang baik juga sehat.

Anemia Megaloblastik

Anemia satu ini adalah anemia dengan jenis megaloblastik merupakan  kondisi anemia karena tulang sumsum Anda memproduksi sel darah merah yang terlalu muda dan juga terlalu besar, dimana sel darah merah tersebut abnormal dan tidak sehat sehingga tidak dapat membawa oksigen ke seluruh organ dengan baik juga sempurna.

Anemia Megaloblastik

Kondisi ini juga bisa disebabkan karena Anda kekurangan asupan asam folat yang cukup dan vitamin B12. Berikut ini Terdapat beberapa penyebab anemia megaloblastik, diantaranya yaitu:

  • Anda Tidak mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin B12 dan asam folat seperti yang terkandung dalam sayuran hijau, kacang-kacangan, buah jeruk, atau biji-bijian.
  • Anda dalam Kondisi kehamilan dimana janin mengambil asupan asam folat dari tubuh ibunya.
  • Terjadinya Masalah pencernaan dimana perut anda sehingga tidak mencerna nutrisi dengan baik, termasuk asam folat yang seharusnya baik bagi tubuh anda.
  • Anda dalam mengKonsumsi alkohol yang berlebihan sehingga tubuh tidak mampu menyerap asam folat.

Anemia Aplastik

Anemia  jenis aplastik ini adalah kondisi dimana saat sumsum tulang tidak memproduksi sel darah merah dengan baik dan cukup, atau bahkan berhenti memproduksi ketiga sel darah yaitu sel darah merah, darah putih, dan juga trombosit.

Anemia Aplastik

Penyebab terjadinya anemia aplastik, diantaranya adalah :

  • Epstein-Barr atau  Virus HIV
  • Zat kimia yang beracun
  • Radiasi atau kemoterapi untuk penderita kanker
  • Pengobatan dengan obat-obat tertentu

Cara mengatasi anemia  jneis plastik ini tergantung pada penyebab anemia tersebut. Dokter biasanya akan merekomendasikan antibiotik atau antijamur untuk pengibatan anda . Pada kondisi tertentu, transfusi darah mungkin juga perlu dan dibutuhkan.

Cara Mencegah Anemia

Beberapa jenis anemia  diatas tidak dapat dicegah, namun Anda dapat mengurangi faktor risiko anemia dengan mengkonsumsi berbagai sumber makanan berikut ini:

  • Zat Bes i: Zat besi biasanya terkandung dalam daging, sayuran hijau, kacang-kacangan, dll.
  • Asam Folat: Asam folat biasaya terkandung dalam sayuran hijau, kacang polong, kacang merah, kacang tanah, gandum, dll.
  • Vitamin B12: Memakan Makanan yang kaya dengan vitamin B12 adalah produk olahan susu, daging, kacang kedelai, dll.
  • Vitamin C: Memakan Makanan yang kaya dengan vitamin C seperti brokoli, tomat, jeruk, melon, stroberi, dll.
Semua Orang Boleh Menulis Di TRIMUKTI, Mulai Menulis!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *