Mengapa 3 Makanan Ini Sering Menyebabkan Sembelit?

3 min


Jika Anda pernah atau bahkan sering mengalami sembelit, kemungkinan penyebab utamanya adalah dari makanan yang sering anda makan. Secara umum sembelit terjadi karena pola makan yang tidak teratur dan kurang seimbang serta kurangnya konsumsi serat dapat mengakibatkan gangguan percernaan. Lalu, makanan apa saja yang bisa menyebabkan sembelit?

3 Makanan Yang Dapat Menyebabkan Sembelit

1. Susu dan makanan yang mengandung susu

Mengapa bisa menyebabkan sembelit? Susu mengandung laktosa yang dapat menyebabkan meningkatnya gas dalam perut sehingga perut menjadi kembung. Oleh sebab itu aturlah porsi anda dalam mengkonsumsi makanan yang berbahan dasar susu. Makanan tersebut seperti keju, yogurt, es krim dan susu sendiri.

2. Segala makanan yang dominan mengandung karbohidrat

Roti

Kandungan pati pada roti dan bisa menyebabkan terjadinya sembelit. Kalau kamu sering mengonsumsi roti putih setiap pagi, alangkah baiknya mulai mengurangi jumlah konsumsinya ya.

Nasi putih

Proses penggilingan dan pencucian beras yang terlalu bersih dapat menghilangkan bekatul atau kulit ari dari beras, sehingga hal itu dapat menyebabkan gangguan pencernaan.

Pisang yang belum matang

Pisang mentah mengandung pektin. Pektin merupakan serat makanan yang bersifat menarik air dari usus menuju feses.

3. Daging Merah

Daging merah mangandung lemak dan protein yang sangat tinggi sehingga sistem pencernaan membutuhkan waktu yang lama dalam menyerap nutrisi yang terkandung didalamnya.

Pencegahan dan cara mengatasi sembelit

Pencegahan dan cara mengatasi sembelit

Para ahli akan memberi Anda bantuan untuk mengatasi masalah perut Anda hari ini, dan pencegahan untuk esok hari.

1. Makan. Joanne AP Wilson, MD, seorang ahli pencernaan dan profesor kedokteran di Duke University Hospital di Durham, NC. mengatakan bahwa makan dapat merangsang refleks dari sitem pencernaan yang membuat isi di dalam perut terdorong ke usus besar,”

2. Serta (fiber). Tambah porsi asupan serat dalam makanan anda, jangan terlalu banyak, karena dapat mengakibatkan diare.

3. Perbanyak minum air putih.

4. Atur jadwal BAB Anda. Namun disi lain anda harus mengontrol porsi makanan anda.

5. Jongkok. Jacqueline Wolf, MD, Ahli sistem pencernaan di Harvard Medical School mengatakan bahwa apabila anda mengalami sembelit, berjongkok akan membantu meluruskan sudut usus anda dan mengeluarkan feses dengan lebih cepat,”

6. Minum kopi. Sebuah Penelitian dari Inggris menunjukkan bahwa secangkir kopi dapat merangsang pergerakan usus. Namun perlu diingat, hal itu mungkin justru akan berbahaya bagi kesehatan anda jika anda memiliki masalah dengan kafein.

10. Olahraga. Para beramsumsi bahwa melakukan latihan aerobik lain selama 30 menit tiga kali seminggu cukup untuk mengatasi sembelit. Tetapi harus diingat, Anda harus tetap terhidrasi atau jangan sampai kurang cairan.

Jika mengubah gaya hidup atau makanan Anda tidak berpengaruh, Anda dapat mengkonsumsi obat laksatif (pelancar BAB) tanpa resep. Beberapa laksatif yaitu:

  • Suplemen serat, seperti Metamucil®, Fibercon®, Konsyl®, dan Citrucel®. Obat ini berisi psyllium, metilselulosa, yang membantu mempercepat keluarnya BAB.
  • Stimulan. Seperti bisacodyl.
  • Laksatif osmotik. Obat ini mengandung laktulosa, magnesium sitrat ata Fleet Enema®.
  • Lubrikan (pelumas). Laksatif ini berisi mineral yang membantu BAB Anda melewati usus besar lebih mudah.
  • Pelunak feses. Laksatif ini membantu melunakkan BAB Anda.

Terapi lain berupa latihan otot pinggang Anda untuk lebih rileks dan semakin kencang atau jika kasus berat, membutuhkan operasi.

Semua Orang Boleh Menulis Di TRIMUKTI, Mulai Menulis!

masbrojoss

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *