Cara menanam Alpukat Dengan Metode Hidroponik

Diposting pada

Tanaman alpukat merupakn jenis tanaman berbuah yang memiliki cita rasa manis dan lembut. Pada dasarnya tumbuhan ini tumbuh subur di berbagai tempat yang bermedia tanah. Adapun penanaman yang paling umum di temui di kalangan masyarakat kita adalah di tanam depan rumah atau bahkan sudah menjadi perkebunan yang berproduksi besar.

Jika anda tidak mempunyai lahan untuk menanama alpukat ini terutama jikan anda tinggal di perkotaan ada beberapa cara mudah yang bisa anda lakukan seperti di pot atau  dengan metode hidroponik yang akan kita bahas kali ini. pada dasarnya metode hidroponik pada tanaman ini sudah tidak asing lagi di kalangan pembudidaya khususnya. Lain dengan media kebanyakan, hidroponik menggunakan air dalam media penanaman tumbuhan.

Di bawah ini beberapa cara ataupun lagkah hidroponik yang bisa anda gunakan untuk menanam alpukat.

Persiapan bahan-bahan 

Persiapan bahan-bahan 

  • Siapkan biji alpukat
  • Cup
  • Bersihkan biji alpukat dengan air bersih
  • Rendam di dalam air guna menumbukan tunasnya.
  • Perhatikan kedua ujung biji, padabagian sempit akan tumbuh daun, dan pada bagian yang ukurannya lebih luas akan tumbuh akar
  • Letakkan bagian luas biji di bawah
  • Bagian sempit di atas
  • Redam setengah bagian saja
  • Tusuk biji alpukan menggunakan tusuk gigi atau lidi 2 atau 3 bagian saja agar biji tidak tenggelam sepenuhnya.

Nutrisi untuk bibit alpukat hidroponik

  • Bawang merah
  • Parut bawang merah 1 siung
  • Kemudian gunakan cairan dari hasil parutan tersebut untuk bibit anda dengan cara di rendam selama 1 hari 1 malam.

Perlu anda ketahui, penggunaan bawang merah ini sebagai perangsang dari tanaman bakal alpukat anda. rangsangan ini bertujuan untuk menumbuhkan akar agar lebih cepat. Kenapa bisa demikian, karena menurut dari penelitian zat yang terdapat di dalam bawang merah ini adalah Allicin, vitamin B1 (Thiamin) riboflavin, zpt auksin dan rhizokalin yang dimana dari semua zat tersebut dapat merangsang tunas dan akar pada biji hingga tumbuh lebih cepat dari biasanya.

Selain itu, terdapat pula beberapa zat baik lagi seperti

  • Thiamin yang bergabung dengan zat Allicin kemudain membentuk ikatan allithiamin yang berguna dalam  pertumbuhan tunas dan daun.
  • Auksin memacu protein tertentu yang terdapat di dalam bawang merah kemudain akan mengaktifkan enzim untuk menginisiasi pemanjangan sel tumbuhan.
  • Auksin sebagai titik tumbuh akar.

Langkah perawatan bibit alpukat anda

Langkah perawatan bibit alpukat anda

Setelah 1 haru 1 malam di rendam dalam parutan bawang merah, kemudian angkat bij alpukat dan ganti dengan air biasa yang bersih. Langkah ini juga sebagai penuggu sampai biji mengeluarkan akar dan tunas yang lebih tinggi. Tunggu hingga selama kurang lebih 8-10 hari.

Setelah menunggu kurang lebih 10 hari  biasanya biji ini sudah mengeluarkan akar dan tunas yang lumayan panjang. Setelah itu, angkat dan pindahkan pada media yang telah anda persiapkan. Berhubung kali ini membahas hidroponik, maka masukkan biji tadi kedalam wadah yang lebih besar dan berisi air bersi yang kemudian nantinya akan sebagai tempat tinggal tanaman alpuka anda.

Dalam pemeliharaannya sendiri, biji yang telah tumbuh dan mengeluaran daun maka harus di bantu dengan nutrisi tambahan. Biasnaya untuk nutrisi ini sangat mudah anda temukan di beberapa toko dudidaya tanaman. Selain itu jangan lupa untuk mengecek kesehatan selalu pada batang,daun atau juga akarnya. Jika terlihat daun tiba-tiba menguning dan tumbuhan memiliki daun yang sedikit mungkin tanaman alpukat anda kurang dalam pemberian nutrisi.

Semua Orang Boleh Menulis Di TRIMUKTI, Mulai Menulis!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *