Sampah Dapur Anda Ternyata Masih Dapat Di Buat Pupuk lho.!

Cara Membuat Pupuk Dari Sampah Dapur Anda

Diposting pada

Sampah meruapakan salah satu faktor berbagai macam masalah kehidupan di berbagai negara di dunia tidak terkecuali di indonesia. Selain dapat mengakibatkan munculnya bau yang tidak sedap kadang juga sampah menjadi pemicu terjadinya banjir apalagi di kota-kota yang padat penduduk seperti jakarta, depok dan sekitarnya.

Sebelum anda mengetahui pemanfaatan sampah, anda harus paham tetang perbedaan sampah yang mendasar. Pada umumnya jenis sampah dapat terbagi atas dua jenis, yang pertama sampah organik dan yang ke dua adalah sampah anorganik. Dimana jenis dari keduanya merupakan jauh berbeda. Untuk sampah organik ini biasanya terdir atas dedaunan, ranting pohon, batang pohon, dan berabagai sampah dapur yang sangat mudah di urai seperti nasi basi, limbah sayuran dan berabgai sisa-sisa buah-buahan. Sedangkan pada sampah anorganik merujuk pada sampah yang sangat lama dalam penguraian jika tidak di bantu dengan manusia, seperti kaleng bekas minuman, seng, botol kaca, botol plastik dan jenis-jenis plastik dan besi lainnya yang memakan waktu lama dalam proses penguraian.

Sampah Dapur

Namun pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang pemanfaataan dari sampah organik atau sampah limbah dapur tersebut. Untuk pemanfaatnnya sendiri, kami akan menjadikannya sebuah pupuk yang berguna untuk tanaman anda yaitu dengan nama pupuk takakura.

Pupuk takakura ini terdiri dari berbagai proses yang kemudian hasilnya nanti bisa anda manfaatkan untuk tanaman anda. dalam prosesnya cukup mudah untuk anda terapkan di rumah. Selain dapat menghemat pengeluaran budget anda, pemanfaatan limbah dapur ini juga bermanfaat dari pada anda membuangnya saja di tempat sampah sehingga dapur anda dapat terliahat bersih tanpa adanya bekas-bekas sisa makanan yang berserakan. Oke langsung saja catat beberapa hal di bawah ini.

Siapkan bahan-bahan terlebih dahulu seperti:

  • Kayu atau bambu
  • Batu bata
  • Wadah bisa dari keranjang plastik atau atau juga anyaman bambu
  • Plastik dengan ukuran medium
  • Bantalan sekam atu juga dengan jenis lainnya

Persiapan

  • Yang pertama taruh wadah keranjang anda namun di bawahnya terlebih dahulu letakkan batu bata sebagai bantalan agar tetap berdiri dengan baik.
  • Setelah berdiri dengan seimbang, masukkan beberapa bahan mulai dari sekam yang berguan sebagai bantalan paling bawah dan sebagai penetral dari bakteri dan udara yang masuk nanti.
  • Kemudian tamabahkan dengan kompos yang sudah jadi seperti mol dan dan sebagainya. Dimana ini akan berguna sebagai stater pada bahan-bahan limbah anda nanti. Jangan terlalu banyak, hanya 5 cm saja.
  • Setelah itu barulah masukkan bahan-bahan yang akan di buat pupuk takakura, seperti bekas makanan, buah-buahan bekas dan sayuan lainnya. Namun perlu di ingat sebelum anda memasukkannya, pastikan telah memotong-motong bahan ini dengan ukuran kecil sekitar 2 cm. Ini di maksudkan agar bahan dengan ukuran kecil lebih cepat terurai.

Sampah Dapur

  • Langakah selanjutnya adalah dengan mengaduk-aduk semua bahan yang sudah di dalam keranjang anda menggunakan kayu atau besi panjang.
  • Jika anda rasa di dalamnya terlalu basah, anda bisa menambahkan serbuk kayu sebagai penetral.
  • Langkah selanjutnya adalah dengan menyemprot cairan stater. Anda bisa menggunakan stater dari mol leri, mol ragi dan sejenisnya.
  • Setelah proses penyemprotan masukkan lagi bantalan yang kedua di atasnya sebagai penutup agar serangga seperti lalat dan lainnya tidak dapat masuk kedalam keranang anda.

Anda sudah selesai dalam membuat pupuk takakura. Untuk menambakannya anda bisa memasukkan bahan-bahan limbah dapur secara bertahap setiap harinya. Namun jangan lupa untuk memotong bahan-bahan tersebut menjadi kecil-kecil terlebih dahulu. Perlu anda ketahui, pada dasarnya sampah dapur yang anda masukkan ini nantinya akan difermentasi dalam 1 hingga 2 hari kedepan.

Semua Orang Boleh Menulis Di TRIMUKTI, Mulai Menulis!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *