3 Metode Menanam Sayuran Di Lahan Yang Sempit

3 Metode Menanam Sayuran Di Lahan Yang Sempit

Diposting pada

Di sebagian orang menanam sayuran merupakan bukan sebuah hal yang sulit. Selain di tunjang dengan tersedianya lahan luas, kadang juga di tambah dengan lokasi yang memang paling cocok  untuk perkebunan seperti lereng gunung dan beberapa lokasi yang sangat memadai. Namun bagaimana jika anda tidak berada di posisi itu seperti tinggal di tengah perkotaan yang padat penduduk dan sangat minim sekali lahan untuk menanam sayuran. Nah kami di sini ada beberapa cara dan metode yang bisa anda lakukan jika anda hendak menanam sayuran dengan lahan yang sempit.

Selain itu, nampaknya anda sekarang juga cukup di untungkan dengan adanya beberapa inofasi dari berabagai kalangan pembudidaya, dimana mereka lebih mengedepankan cara membuat varietas tanaman yang dapat beradaptasi dengan lokasi yang sempit tetapi mampu menghasilkan hasil yang melimpah. Biasanya anda hanya menanam dalam wadah tertentu seperti pot, botol aqua atau dengan pot-pot yang bisa di gantung sehingga tidak memakan banyak tempat.

botol bekas aqua

Menggunakan botol bekas aqua

Caranya yang pertama anda persiapkan adalah bekas botol yang sudah tak terpakai. Kemudian bersihkan jangan sampai masih ada bekas minum yang mengandung bibit jamur berada di dalam bekas botol aqua anda. setelah di bersihkan, potong bagian tengan dengan cara motong yang miring. Setelah itu isi dengan tanah yang sudah dalam proses seperti telah di campur pupuk dengan takaran antara 1:1 yang jemudian anda tutup di atas dengan sekam.

Setelah itu masukkan tanaman anda yang sudah siap di pindahkan seperti bayam, kangkung, dan jenis-jenis tanaman lainnya yang cocok untak wadah botol aqua ini. kemudian tempelkan botol aqua anda yang telah berisi sayuran de dinding dengan cara memberi lubang pada sisa pucuk aqua.

Menggunakan mini pot

Cara selanjutnya cukup tergolong mudah yaitu dengan menggunakan pot yang sudah banyak tersedia di toko-toko terdekat anda. penggunaan pot ini tentunya juga akan menambah nilai estetika di teras atau di pekarangan anda. untuk prosesnya kurang lebih sama dengan yang pertama yaitu mulai menyiapkan tanah sebagai media tanam, perawatan penyiraman dan juga pemberian pupuk.

Yang menjadi sedikit berbeda dari penggunaan pit ini tentunya anda bisa lebi mudah dalam meletakkan dan mengganti posisi dimana saja. Lain dengan yang di atas karena telah terpaku pada stu tempat. Selain itu keunggulan lain dari penggunaan pot adalah jika ukuran tanaman anda sudah mulai membesar anda juga dapat dengan umudah memindahkan sayuran anda ke tempat yang lebih besar lagi.

Menggunakan karpet telur

Menggunakan karpet telur

Cara ini umumnya masing asing di telinga anda. karena pada asarnya metode ini masih kurang dalam sosialisainya ke pada masyarakat. Padahal dengan menggunakan karpet bekas telur yang sudah tak terpakai tentunya malah akan mengurangi limbah dapur. Selain itu cara ini cukup di anggap ampuh dalam menumbuhkan berabagai jenis bumbu yang terutama seperti bawang merah, dan jenis tanaman yang dapat hidup di media atau di tempat minim lainnya.

Demikianlah beberapa metode penanaman yang menggunakan media tanam yang bisa dengan mudah anda praktikkan di rumah. Namun sebelum menggunakan metode tersebut anda sebaiknya mengerti terlebih dahulu tentang berbagai syarat-syarat agar sayuran anda dapat tumbuh dan menghasilkan hasil yang anda harapkan. Lalu seperti apakah syarat tumbuh tanaman sayuran yang baik.

syarat tumbuh tanaman sayuran yang baik

  • Minimal sayuran anda nantinya dapat terkena dengan sinar matahari langsung selama 6 jam setiap harinya
  • Proses Irigasi (Pengairan). Ini salah satu proses yang sangat penting. Seperti kebanyakan makhluk hidup lainnya jika kekurangan air tentunya akan mengalami dehidrasi atau dapat berakibat kematian. Dan untuk tanaman anda harus lah rutin mendapat siraman setidaknya 2 kali sehari di pagi dan sore hari.
  • Media Tanam (Tanah). Tanah faktor utama untuk tumbuh kembang sayuran anda. pastikan memilih jenis tanah yang baik, kaya nutrisi dan kami menyarankan tanah yang di dalamnya banyak unsur organik. Dimana unsur ini akan bertahan lama hingga beberapa tahun, sehingga anda tidak usah sudah payah lagi dalam memberi pupuk kimia karena jika dengan pupuk kima akan bertahan hanya beberapa bulan saja.
Semua Orang Boleh Menulis Di TRIMUKTI, Mulai Menulis!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *