4 Penyebab Benjolan Di Leher Dan Gejala Berbahayanya
4 Penyebab Benjolan Di Leher Dan Gejala Berbahayanya

4 Penyebab Benjolan Di Leher Dan Gejala Berbahayanya

Diposting pada

Benjolan di leher kadang muncul begitu saja, ada yang disertai dengan rasa nyeri tetapi ada juga yang tidak sakit sama sekali pada saat dipegang. Umumnya benjolan yang ada pada leher ini tidak berbahaya sama sekali. Sekaluipun begitu tetap saja bisa menjadi tanda-tanda dari penyakit yang serius.

Jika anda memiliki benjolan pada leher entah itu sakit atapun tidak ada baiknya segera memeriksakan diri di dokter agar mendapatkan penanganan yang aman dan tepat.  Jangan sembarangan mengartikan bahwa benjolan tersebut tidak berbahaya, beberapa mungkin memiliki kondisi medis yang tidak berbahaya tetapi banyak juga yang jadi gejala dari penyakit yang berbahaya.

Penyebab Benjolan Di Leher

Ada banyak penyebab mengapa benjolan pada leher bisa muncu. Kelenjar getah bening yang membesar bisa menjadi penyebab paling umum. Kelenjar getah bening ini memiliki kandungan sel-sel yang akan membantu tubuh anda melawan infeksi dan menyerang sel-sel ganas. Ketika sakit kelenjar getah bening akan membesar dan membantu melawan infeksi.

Selain itu beberapa penyebab benjolan yang terjadi pada leher sebagai berikut.

  1. Pembengkakan kelenjar tiroid

Pertama disebabkan oleh pembengkakan kelenjar tiroid. Di dalam tubuh ada kelenjar yang mirip seperti kupu-kupu dan lokasi ada di leher dan tepat di depan tenggorokan. Kelenjar tiroid ini biasanya tidak terlihat tetapi bisa saja membengkak dan menimbulkan benjolan pada leher yang sering disebut sebagai gondok.

  1. Batu di kelenjar ludah

Ada juga batu di kelenjar ludah yang merupakan bahan kimia di mana ada air liur yang mengendap dan membentuk batu kecil. Batu tersebut akan menyumbat aliran air liur menuju mulut anda. Hal ini bisa saja menyebabkan benjolan pada leher.

  1. Kanker

Penyakit kanker mungkin yang paling ditakuti, tetapi kanker yang membuat benjolan di leher biasanya bersifat jinak. Tetapi jika benjolan di leher merupakan keganasan akan semakin berbahaya jika dialami oleh pasien 50 tahun ke atas. Semua orang juga beresiko mengalami benjolan di leher yang bersifat kanker jika menjalani hidup yang tidak sehat.

  1. Pertumbuhan kulit berlebih

Pertumbukan kulit berlebih atau skin tag  ini merupakan masalah ketika kulit sering bergesekkan dengan kulit di sektiarnya. Kondisi ini akan menyebabkan daging kecil yang berwarna kecokelatan mirip  dengan kutil. Kondisi ini tidak akan memberikan rasa sakit dan tidak berbahaya.

Gejala Yang Dirasakan Pada Benjolan Leher

Untuk bisa mengetahui apakah benjolan yang anda miliki di leher berbahaya atau tidak maka bisa dilihat dari gejala berikut ini.

  • Benjolan tidak kunjung mengecil lebih dari satu bulan.
  • Benjolan juga tampak kasat mata dan bisa dilihat terus
  • Terasa mengeras atau tidak bergerak ketika disentuh
  • Diiringi oleh gejala lain seperti demam, sesak nafas, penurunan berate badan, nyeri dan sulit menelan, peningkatan pada denyut jantung, suara menjadi serak, di dalam liur ada darah, dan perubahan warna kulit di sekitar benjolan.

Jika anda mengalami benjolan di leher seperti yang dituliskan di atas maka sebaiknya segera mengunjungi dokter untuk bisa mengetahui penyebab dan mendapatkan pengobatan yang sesuai. Beberapa tes yang mungkin akan diberikan kepada anda adalah tes darah, rontgen, MRI, USG, dan juga biopsi. Setelah mengetahui penyebabnya dokter bisa memberikan pengobatan yang tepat untuk anda.

Sangat penting untuk memperhatikan gejala sekecil apapun itu ketika anda mendapatkan benjolan pada leher. Jangan dianggap enteng sebab bisa jadi hal tersebut merupakan gejala dari penyakit yang berbahaya. Jadi segera periksakan benjolan di leher ketika mendapatkan gejala seperti di atas.

Semua Orang Boleh Menulis Di TRIMUKTI, Mulai Menulis!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *